Perayaan gelar juara Piala Presiden 2026 menjadi momen penuh emosi bagi gelandang Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto. Di tengah sukacita tim usai mengalahkan Persib Bandung pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis, Irianto memilih merayakan kemenangan dengan cara yang berbeda: mengenang mendiang ayahnya, Bejo Sugiantoro.

Saat rekan-rekannya larut dalam selebrasi bersama trofi juara, pemain kelahiran Surabaya itu memilih berdiri di pinggir lapangan sambil memberikan tepuk tangan. Ia tidak ikut berpesta secara berlebihan, sebuah sikap yang dinilai mencerminkan penghormatan kepada Persib Bandung, klub yang pernah dibelanya selama tiga musim dan bersamanya meraih dua gelar Liga Indonesia.

Namun, perhatian publik justru tertuju pada pakaian yang dikenakannya. Rachmat tampil dengan kaus hitam bergambar wajah Bejo Sugiantoro, legenda Persebaya yang juga ayah kandungnya. Pada kaus tersebut terpampang tulisan “Legend” sebagai bentuk penghormatan kepada sosok yang wafat pada Februari tahun lalu.

Bagi Rachmat, keberhasilan membawa Persebaya meraih trofi bukan sekadar pencapaian dalam karier profesional. Gelar tersebut menjadi persembahan emosional untuk ayahnya, yang memiliki peran besar dalam perjalanan hidup dan karier sepak bolanya sejak usia muda.

Usai laga, Rachmat membagikan unggahan di akun Instagram pribadinya. Berbeda dengan kebanyakan pemain yang memamerkan trofi atau medali juara, ia memilih mengunggah foto lama bersama sang ayah saat masih berada di lingkungan Persebaya pada musim 2018/2019. Dalam foto tersebut, Bejo yang saat itu menjadi bagian dari staf pelatih tampak merangkul putranya sambil tersenyum.

Unggahan itu disertai kalimat singkat yang menyentuh hati.

“Saya datang, saya berucap, saya tepati. Persebaya juara yah,” tulis Rachmat dengan emoji hati berwarna hijau, identitas khas klub berjuluk Bajul Ijo.

Pesan tersebut diyakini sebagai wujud pemenuhan janji yang pernah ia sampaikan kepada sang ayah untuk membawa Persebaya kembali meraih prestasi. Kalimat sederhana itu menjadi simbol bahwa keberhasilan Persebaya menjuarai Piala Presiden 2026 bukan hanya kemenangan sebuah tim, tetapi juga penghormatan seorang anak kepada sosok yang membimbingnya hingga menjadi pesepak bola profesional.

Website |  + posts

Penulis media online dengan minat pada politik global, ekonomi, dan tren digital modern.

Pramono Minta Tindak Tegas Temuan Ratusan Senjata di Sekolah - BeritaEropa.com Previous post Pramono Minta Tindak Tegas Temuan Ratusan Senjata di Sekolah
Ikan Berlemak Dinilai Efektif Menjaga Kesehatan Jantung - BeritaEropa.com Next post Ikan Berlemak Dinilai Efektif Menjaga Kesehatan Jantung