Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago memfasilitasi kerja sama pendidikan dan riset antara Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Northern Illinois University (NIU), Amerika Serikat. Kemitraan tersebut diarahkan untuk memperkuat kolaborasi akademik sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Perwakilan UMM, Staf Khusus Rektor Bidang Kerja Sama Internasional Priyo Iswanto, menyambut positif kemitraan tersebut. Menurut dia, kerja sama dengan NIU dapat memperluas jejaring akademik sekaligus mempertemukan potensi keilmuan dari kedua perguruan tinggi di Indonesia dan Amerika Serikat.
Kolaborasi yang dijajaki mencakup bidang pendidikan dan penelitian, terutama energi hijau, ketahanan pangan, serta pelestarian lingkungan. Salah satu agenda awal yang mendapat perhatian adalah kerja sama dalam pengelolaan sumber daya air.
Dalam bidang tersebut, NIU akan membawa keahlian terkait pengolahan dan kualitas air. Sementara itu, UMM memiliki pengalaman melalui statusnya sebagai UNESCO Chair and Host Institution for Sustainable Water Ecosystem yang ditetapkan UNESCO pada April 2026.
Priyo berharap kesamaan visi antara UMM dan NIU dapat menjadi dasar bagi pengembangan program yang tidak hanya memperkuat kapasitas akademik. Kolaborasi tersebut juga diharapkan menghasilkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bagi KJRI Chicago, kemitraan UMM dan NIU menjadi bagian dari diplomasi pendidikan Indonesia di kawasan Midwest Amerika Serikat. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi salah satu implementasi awal Statement of Mutual Cooperation (SMC) antara Indonesia dan Negara Bagian Illinois.
SMC tersebut ditandatangani pada 7 Agustus 2026 dengan sejumlah ruang lingkup, termasuk penguatan kerja sama akademik, pemberian beasiswa, pengembangan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta pertukaran inovasi dan teknologi.
KJRI Chicago mendorong agar kesepakatan UMM-NIU segera diterjemahkan menjadi program yang aplikatif. Bentuknya dapat mencakup pengembangan pendidikan, beasiswa, program magang, hingga kolaborasi penelitian.
Program-program tersebut diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa kedua perguruan tinggi sekaligus memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kerja sama riset di bidang lingkungan dan sumber daya air juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap upaya pembangunan berkelanjutan.
